Api Tungku Kayu Tak Sepenuhnya Padam, Satu Rumah di Pagerandong Ludes Terbakar
Petugas pemadam kebakaran bersama warga berupaya memadamkan api yang melalap rumah milik Ruseni di Desa Pagerandong, Kecamatan Mrebet, Selasa (7/7/2026).-Dok. Damkar Purbalingga-
PURBALINGGA – Sebuah rumah milik Ruseni, warga Desa Pagerandong RT 1 RW 3, Kecamatan Mrebet, ludes dilalap api, Selasa (7/7/2026). Kebakaran diduga dipicu sisa api pada tungku kayu yang belum padam sepenuhnya setelah digunakan memasak.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material sekitar Rp30 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Purbalingga, Raditya Widayaka, mengatakan kebakaran terjadi di kompleks belakang Balai Desa Pagerandong sekitar pukul 14.00 WIB.
"Kebakaran dilaporkan oleh perangkat Desa Pagerandong ke Pos Damkar Bobotsari sekitar pukul 13.03 WIB," katanya.
Dia menjelaskan, setelah menerima laporan, petugas Damkar Pos Bobotsari langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 14.10 WIB. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 15.45 WIB.
Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, kebakaran bermula setelah pemilik rumah selesai memasak menggunakan tungku tradisional sekitar pukul 10.00 WIB. Pemilik mengira api sudah padam, kemudian meninggalkan rumah.
Namun, ternyata masih terdapat bara api yang kemudian merambat ke tumpukan kayu bakar di samping tungku hingga memicu kobaran api yang membakar bangunan rumah.
"Api baru diketahui pemilik rumah sekitar pukul 14.00 WIB, dan saat itu kobaran api sudah membakar rumah," ungkapnya.
BACA JUGA:Diduga Korsleting Listrik, Rumah Lansia di Majenang Cilacap Terbakar
Untuk memadamkan kebakaran, Bidang Damkar Satpol PP Kabupaten Purbalingga menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran. Proses pemadaman juga melibatkan warga, relawan, personel TNI, dan Polri.
Meski api berhasil dipadamkan, rumah milik korban tidak dapat diselamatkan dan hangus terbakar. Satpol PP mengimbau masyarakat agar memastikan api pada tungku tradisional benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah guna mencegah kejadian serupa. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
