Banner v.2

Purbalingga Siapkan One Stop Tourism Destination Pertama, Serang-Kutabawa-Siwarak Jadi Andalan

Purbalingga Siapkan One Stop Tourism Destination Pertama, Serang-Kutabawa-Siwarak Jadi Andalan

Gelaran Festival Gunung Slamet #9. Kawasan lereng Gunung Slamet di Kecamatan Karangreja diproyeksikan menjadi one stop tourism destination pertama di Purbalingga melalui pengembangan terpadu Desa Serang, Kutabawa, dan Siwarak.-Aditya/Radarmas-

PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga mulai menyiapkan lompatan besar di sektor pariwisata. Pada 2027 mendatang, tiga desa di Kecamatan Karangreja akan dikembangkan menjadi one stop tourism destination pertama di Kabupaten Purbalingga.

Tiga desa yang diproyeksikan menjadi kawasan wisata terpadu tersebut adalah Desa Serang, Desa Kutabawa, dan Desa Siwarak. Ketiganya akan diintegrasikan agar wisatawan tidak hanya berkunjung ke satu objek wisata, tetapi dapat menikmati seluruh potensi kawasan dalam satu paket perjalanan.

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mengatakan, konsep tersebut dirancang untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan di Kabupaten Purbalingga menjadi dua hingga tiga hari.

"Harapannya ketika wisatawan datang dari luar kota bahkan luar provinsi untuk berlibur dua sampai tiga hari, semuanya sudah tersedia di tiga desa tersebut. Mulai dari destinasi wisata, penginapan, kuliner, hingga aktivitas yang bisa dinikmati wisatawan," katanya.

BACA JUGA:Purbalingga Targetkan 62 Desa Wisata, Siapkan 30 Destinasi Baru Dukung Program Jateng

Menurutnya, seluruh potensi wisata akan saling terhubung sehingga pengunjung memperoleh pengalaman yang lebih lengkap tanpa harus berpindah ke daerah lain.

Konsep tersebut juga diyakini mampu memperkuat kawasan lereng Gunung Slamet sebagai destinasi unggulan di Jawa Tengah sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.

"Konsep tersebut dirancang agar wisatawan tidak hanya datang menikmati satu objek wisata. Tetapi dapat menghabiskan waktu dua hingga tiga hari di kawasan lereng Gunung Slamet," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purbalingga Sadono mengatakan, sektor pariwisata akan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah pada 2027.

BACA JUGA:Festival Gunung Slamet #9 Resmi Dibuka, Pemkab Purbalingga Targetkan Kebangkitan Pariwisata Pascabencana

Selain melanjutkan program Alus Dalane, pemerintah juga akan memfokuskan berbagai dukungan untuk mewujudkan kawasan wisata terpadu di Karangreja.

"Pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk menyukseskan program tersebut sehingga pengembangan kawasan wisata dapat berjalan sesuai rencana," ujarnya. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: