Banner v.2

Terjatuh Saat Deres, Lansia di Kaliori Meninggal Dunia Setelah Jatuh dari Pohon Kelapa 10 Meter

Terjatuh Saat Deres, Lansia di Kaliori Meninggal Dunia Setelah Jatuh dari Pohon Kelapa 10 Meter

Petugas kepolisian bersama warga mengevakuasi Sumarto (71), penderes asal Desa Kaliori, Kecamatan Karanganyar, yang meninggal dunia setelah terjatuh dari pohon kelapa saat menyadap nira, Selasa (30/6/2026).-Dok. Polsek Karanganyar-

PURBALINGGA – Aktivitas mencari nafkah sebagai penderes kembali memakan korban. Sumarto (71), warga Desa Kaliori, Kecamatan Karanganyar, meninggal dunia setelah terjatuh dari pohon kelapa setinggi sekitar 10 meter saat menyadap nira di kebun wilayah Dukuh Sawangan, Desa Kaliori, Selasa (30/6/2026).

Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di bawah pohon kelapa sekitar pukul 12.30 WIB. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui seorang saksi yang hendak menuju kebun untuk mengambil nira.

Kapolsek Karanganyar AKP Edi Rasio mengatakan, saksi mendapati korban telah tergeletak di bawah pohon, kemudian memanggil warga sekitar untuk memastikan kondisinya.

"Saksi yang saat itu hendak menuju kebun untuk mengambil nira, mendapati korban sudah dalam posisi tergeletak di bawah pohon kelapa," katanya.

BACA JUGA:Jatuh dari Pohon Setinggi 16 Meter, Penderes Bobotsari Purbalingga Meninggal di Tempat

Setelah dipastikan korban meninggal dunia, kejadian tersebut dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Karanganyar.

Petugas Polsek Karanganyar bersama Unit Inafis Polres Purbalingga kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi korban.

Hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas setempat menunjukkan korban mengalami pendarahan pada telinga dan hidung, patah tulang punggung sebelah kiri, serta patah tulang tangan kanan.

"Hasil pemeriksaan tim medis menegaskan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban," ujar AKP Edi Rasio.

BACA JUGA:Bantuan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Sasar 5.600 Penderes

Ia menjelaskan, seluruh luka yang dialami korban merupakan akibat benturan keras setelah terjatuh dari ketinggian sekitar 10 meter.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: