Berkumpul, Belajar, dan Bertumbuh, 250 Nasabah PNM Siap Naik Kelas Bersama PKU Akbar
Acara Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) akbar, yang diselenggarakan Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Banjarnegara di Pendapa Dipokusumo, Rabu (8/4/2026).-Aditya/Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID – Penguatan kapasitas menjadi kunci agar nasabah tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh dan naik kelas sehingga memberi dampak nyata bagi ekonomi keluarga.
Hal itu diungkapkan oleh Pemimpin Cabang PNM Banjarnegara, M Resya Apriansyah, saat acara Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) akbar yang diselenggarakan Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Banjarnegara di Pendapa Dipokusumo, Rabu (8/4/2026).
Dalam acara yang mengusung tema Perempuan Tangguh Usaha Tumbuh itu, sebanyak 250 nasabah terpilih dari program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) dan ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro) di wilayah Purbalingga dihadirkan sebagai representasi nasabah terbaik yang terus didorong untuk naik kelas.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PNM dalam menghadirkan tidak hanya akses permodalan, tetapi juga penguatan kapasitas melalui modal sosial dan intelektual agar para pengusaha ultra mikro, mikro, dan kecil mampu memaksimalkan potensi ekonomi yang dimiliki.
BACA JUGA:Pemkab Purbalingga Terapkan WFH Terbatas, Maksimal 25 Persen ASN dan Tidak Berlaku di Semua SKPD
Salah satu peserta PKU Akbar, nasabah Mekaar asal Purbalingga, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberinya kepercayaan diri dan wawasan baru untuk mengembangkan usaha.
"Terutama dalam memanfaatkan peluang digital dan jejaring sesama pengusaha," ungkapnya.
Sementara itu, sebanyak 250 pengusaha kecil binaan PNM saling bertukar cerita, pengalaman, dan cara bertahan di tengah dinamika usaha.
Dalam suasana yang hangat tersebut, berjejaring bukan sekadar formalitas, melainkan ruang belajar yang tumbuh dari pengalaman nyata.
BACA JUGA:Perempuan Nasabah PNM Mekaar di Bandung Barat Kembangkan Usaha lewat Sinergi Ultra Mikro BRI
Dari percakapan sederhana hingga diskusi yang lebih terarah, terlihat bagaimana para pengusaha binaan PNM ini saling menguatkan, menemukan inspirasi baru, sekaligus memperluas cara pandang dalam mengembangkan usahanya.
Kegiatan yang dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi Umum dan SDM, Pandi S.Sos, menghadirkan rangkaian program yang komprehensif. Sejak pagi, para peserta mengikuti layanan pemeriksaan kesehatan gratis, coaching clinic, hingga pelatihan kriya estetik.
Selain itu, literasi keuangan dan digital juga diberikan oleh berbagai pihak, termasuk OJK, BRI, Pegadaian, BRINS, dan BRILIFE. Dukungan terhadap legalitas usaha turut diwujudkan melalui penyerahan simbolis Nomor Induk Berusaha (NIB) dan penguatan peran Agen BRILink Mekaar sebagai bagian dari ekosistem usaha yang semakin terintegrasi. (tya/ads)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
