Keterbatasan Anggaran Jadi Kendala Pembangunan, Bupati Purbalingga Akui Masih Banyak PR
Bupati Purbalingga H Fahmi Muhammad Hanif.-Aditya/Radarmas-
PURBALINGGA – Keterbatasan anggaran diakui menjadi kendala utama pembangunan di Kabupaten Purbalingga. Dampaknya, sejumlah program harus dijalankan secara bertahap dan belum sepenuhnya menjangkau kebutuhan masyarakat.
Pengakuan tersebut disampaikan Bupati Purbalingga H Fahmi Muhammad Hanif saat silaturahmi dan halal bihalal di Pendapa Kecamatan Bobotsari, Rabu (8/4/2026). Dalam satu tahun kepemimpinannya, sejumlah program sudah berjalan, namun masih menyisakan banyak pekerjaan rumah.
“Namun, masih terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara bertahap,” ungkapnya.
Bupati tidak merinci daftar pekerjaan rumah yang dimaksud. Namun sebelumnya ia menegaskan keterbatasan fiskal daerah menjadi penyebab utama pembangunan belum bisa dipercepat.
BACA JUGA:Efisiensi Anggaran, Pemkab Purbalingga Belum Pastikan Pos yang Bakal Dipangkas
“Kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat, sangat penting agar pembangunan berjalan optimal. Pembangunan tidak akan berhasil tanpa dukungan dan kolaborasi semua pihak,” ujarnya.
Meski terkendala anggaran, Pemkab Purbalingga tetap memprioritaskan program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Fokus diarahkan pada perbaikan infrastruktur dasar dan penguatan ekonomi warga.
“Program prioritas seperti perbaikan jalan dan infrastruktur dasar akan terus dilanjutkan, karena masih banyak yang perlu ditangani. Selain itu juga pembenahan irigasi dan infrastruktur pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, sektor ekonomi juga menjadi perhatian melalui bantuan sosial dan stimulus bagi pelaku UMKM. Upaya ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah keterbatasan pembangunan.
“Harapannya bisa membantu dan mendukung ekonomi warga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
