El Nino Godzilla Diprediksi April 2026, Purbalingga Siapkan 10 Irigasi dan Asuransi 1.600 Hektare Lahan
Kepala DPPP Kabupaten Purbalingga Prayitno.-Aditya/Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID – Ancaman fenomena El Nino “Godzilla” pada April 2026 mulai diwaspadai serius di Kabupaten Purbalingga. Dampaknya diprediksi memicu kemarau panjang dan kekeringan ekstrem yang berisiko menekan produksi pertanian.
Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Purbalingga, Prayitno, menyebut fenomena tersebut diperkirakan melanda wilayah selatan Indonesia, termasuk Jawa hingga NTT. Kondisi ini berpotensi menyebabkan musim kemarau lebih kering, lebih panjang, serta peningkatan suhu udara rata-rata.
“Berasarkan prediksi BMKG, pada April ini akan muncul fenomena El Nino Godzila. Kami minta petani mewaspadai hal ini. Kami, juga akan melaskanakan sejumlah langkah antisipastif,” kata Prayitno, Selasa (7/4/2026).
DPPP menyiapkan langkah antisipatif berbasis infrastruktur untuk menekan dampak kekeringan. Sebanyak 10 jaringan irigasi telah diusulkan ke Kementerian Pertanian RI dan sudah melalui tahap verifikasi.
BACA JUGA:Antisipasi El Nino, Cilacap Kebut Percepatan Masa Tanam Padi
Perbaikan irigasi tersebut ditargetkan segera direalisasikan dalam waktu dekat. Selain itu, bantuan irigasi perpompaan juga diajukan dan tahun ini dialokasikan di lima titik lokasi di Purbalingga.
Perlindungan sektor pertanian juga diperkuat melalui skema asuransi lahan sawah. Dari APBD, telah dialokasikan untuk 320 hektar lahan dan ditargetkan meningkat hingga total 1.600 hektar dengan dukungan pemerintah pusat.
“Ini akan berdampak besar para pertanian masyarakat di Kabupaten Purbalingga,” jelasnya.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas produksi pangan di tengah ancaman iklim ekstrem. DPPP juga mendorong petani meningkatkan kewaspadaan agar dampak kekeringan dapat diminimalkan. (***)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
