526 Jamaah Haji Purbalingga Sudah Melunasi, Data Masih Berubah Jelang Manasik 8 Februari 2026
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purbalingga, Ani Mufarokhakh, memberikan keterangan terkait persiapan manasik haji.-Alwi Safrudin/Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Sebanyak 526 jamaah haji reguler asal Purbalingga tercatat telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji hingga tahap ketiga. Namun jumlah itu belum final karena data jamaah masih bergerak jelang manasik kabupaten pada 8 Februari 2026.
Manasik haji tingkat Kabupaten Purbalingga dijadwalkan digelar di Gedung PGRI Purbalingga. Selain itu, manasik tingkat kecamatan juga akan dilaksanakan di 10 titik berbeda.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purbalingga, Ani Mufarokhakh, mengatakan pelaksanaan manasik melibatkan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Meski jadwal sudah ditetapkan, jumlah pasti jamaah peserta manasik masih dinamis.
Menurutnya, perubahan data dipengaruhi selisih perhitungan antarprovinsi dan perpindahan jamaah antar embarkasi. Akibatnya, data jamaah antar kabupaten dan kota belum sepenuhnya seragam.
BACA JUGA:Jemaah Haji Purbalingga Didominasi PNS, Usia Termuda 16 Tahun
"Perhitungan data jamaah masih naik turun. Ada selisih hitungan, baik antarprovinsi maupun embarkasi. Data antar kabupaten dan kota ini harus difiksasi karena sampai sekarang masih ada perbedaan antara data kami dengan Kanwil," terang Ani, Senin (2/2/2026).
Pada pelunasan tahap ketiga, terdapat tambahan tiga jamaah. Rinciannya dua jamaah cadangan dan satu jamaah reguler.
Tambahan itu membuat total jamaah haji reguler asal Purbalingga yang sudah melunasi mencapai 526 orang. Namun, sebagian dari mereka masih berpotensi mutasi ke kloter daerah lain.
Selain jamaah reguler, tercatat 52 jamaah cadangan juga telah melakukan pelunasan. Posisi mereka masih menunggu kepastian pengisian kursi jika ada jamaah reguler yang batal berangkat.
BACA JUGA:525 Jamaah Haji Purbalingga Siap Berangkat, Masih Ada 9 Kuota Kosong
"Yang sudah jelas saat ini nomor kloternya 68 dan 69. Namun jumlah jamaah di masing-masing kloter tersebut masih belum fix," katanya.
Ani berharap proses sinkronisasi data jamaah segera tuntas. Kepastian jumlah jamaah dinilai penting agar seluruh tahapan persiapan haji, termasuk manasik, berjalan lancar. (***)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

