Banner v.2

2 Objek Wisata Terdampak, Dinporapar Klaim Destinasi Lain di Purbalingga Utara Sudah Aman

2 Objek Wisata Terdampak, Dinporapar Klaim Destinasi Lain di Purbalingga Utara Sudah Aman

Salah satu objek wisata di Desa Serang yang diklaim sudah aman dikunjungi setelah dilakukan pembenahan pascabencana.-PEMDES SERANG UNTUK RADARMAS-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Purbalingga menyatakan sebagian besar objek wisata di wilayah utara aman dikunjungi pascabencana akhir Januari 2026. Klaim ini muncul di tengah kekhawatiran wisatawan setelah longsor dan banjir bandang.

Kepala Dinporapar Purbalingga, Sadono, menegaskan kondisi destinasi sudah dipastikan aman lewat survei langsung. Ia menyebut aktivitas wisata sudah bisa kembali menerima pengunjung.

"Kondisi saat ini, semua objek wisata (di wilayah terdampak bencana) sudah aman dikunjungi," katanya, Senin (2/2/2026).

Meski begitu, Dinporapar mengakui ada dua objek wisata yang benar-benar terdampak. Keduanya berada di wilayah Kecamatan Karangreja.

BACA JUGA:Imbas Banjir Bandang, Ekonomi Warga Sekitar Objek Wisata Desa Serang Purbalingga Anjlok

"Kedua objek wisata tersebut, tertimbun material banjir bandang. Sehingga, sudah tidak bisa dikunjungi wisatawan. Sedangkan, lainnya tidak terdampak," jelasnya.

Di luar dua titik itu, dampak disebut hanya ringan. Objek wisata D'Las Desa Serang misalnya, hanya mengalami kerusakan pada atap warung bagian depan akibat angin kencang.

Kondisi serupa juga terjadi di Goa Lawa Purbalingga (Golaga). Kerusakan disebut tidak sampai mengganggu operasional destinasi secara menyeluruh.

"Saat ini, seluruhnya sudah dibenahi dan sudah bisa dikunjungi wisatawan," lanjutnya.

BACA JUGA:Air Bersih Jadi Kebutuhan Mendesak Warga Desa Serang Purbalingga Pascabanjir Bandang

Sadono mengakui bencana sempat menekan angka kunjungan wisatawan. Kekhawatiran akan potensi bencana susulan membuat sebagian wisatawan menunda perjalanan.

"Saat ini, sudah aman dikunjungi. Kami sudah survei langsung dan sudah bisa menerima wisatawan," lanjutnya.

Pengelola destinasi di wilayah terdampak juga diklaim telah memastikan keamanan area wisata masing-masing. Pemerintah daerah kini berupaya memulihkan kepercayaan publik agar kunjungan kembali normal.(***)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: