Banner v.2
Banner v.1

Banyak Fasilitas Rusak Hingga Hilang, DLH: Hutan Kota Tidak Dibuka Setiap Hari

Banyak Fasilitas Rusak Hingga Hilang, DLH: Hutan Kota Tidak Dibuka Setiap Hari

Hutan Kota Purbalingga depan SMKN 3 Purbalingga. DLH menegaskan hutan kota tidak setiap hari dibuka untuk umum.-Alwi Safrudin/Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purbalingga menegaskan bahwa hutan kota tidak dibuka untuk umum secara bebas, terutama karena faktor keamanan dan keterbatasan pengawasan.

Pejabat Fungsional Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKLH) DLH Purbalingga, Sheira Damaryanti mengatakan, kerusakan fasilitas di hutan kota sudah berulang terjadi dan sebagian besar dilakukan pada malam hari.

Pompa air hilang, tembok dicoret, hingga lampu dipecah menjadi contoh kerusakan yang sering ditemui. Bahkan, kasus terparah terjadi di Hutan Kota Wasesa ketika kabel tanam dicuri sehingga seluruh penerangan tidak berfungsi. Kondisi itu membuat DLH harus lebih ketat dalam membuka akses kunjungan. "Demi urgensi keamanan tersebut, tidak memungkinkan bagi dinas untuk membuka terus menerus hutan kota," ujarnya.

Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran dan minimnya SDM penjaga menjadi alasan lain. Dengan delapan hutan kota yang harus dikelola, DLH tidak mampu menempatkan pengawasan penuh di seluruh lokasi.

BACA JUGA:Grecol dan Karangsentul Jadi Opsi Penambahan RTH di Purbalingga

Kerapatan tanaman yang lebih tinggi dibandingkan RTH biasa juga membuat hutan kota lebih rawan dimasuki secara sembunyi, sehingga potensi vandalisme ikut meningkat.

Meski tidak dibuka setiap saat, masyarakat tetap dapat memanfaatkan ruang terbuka hijau yang memang disediakan untuk publik, seperti RTH Taman Bojong, Alun-alun Purbalingga, dan Sentul Garden.

Sheira mengimbau masyarakat ikut menjaga sarana dan prasarana yang sudah tersedia. "Sudah dibuat bagus maka masyarakat harus turut menjaga, jangan membuang sampah sembarangan dan jangan mencuri fasilitas yang ada," tegasnya.

Saat ini belum ada kamera pengawas di hutan kota. Baru Alun-alun Purbalingga yang telah dipasang CCTV melalui fasilitas Dinkominfo. (alw)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: