Persiapan 2029, PKB Kebumen Perkuat Struktur Partai, Buka Ruang Untuk Kaum Minoritas
Jajaran pengurus DPC PKB Kebumen saat sosialisasi pengangkatan Ketua DPAC PKB se-Kabupaten Kebumen periode 2026-2031 di Hotel Mexolie Kebumen, Minggu (20/9). --
KEBUMEN - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kebumen mulai memperkuat struktur organisasi sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029. Setelah meraih sekitar 179 ribu suara sah pada Pemilu 2024, PKB Kebumen menargetkan peningkatan perolehan suara menjadi sekitar 250 ribu.
Penguatan organisasi dilakukan hingga tingkat kecamatan melalui sosialisasi penetapan Ketua Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Kebumen periode 2026-2031 di Hotel Mexolie Kebumen, Minggu (20/9).
Ketua DPC PKB Kebumen Zaeni Miftah mengatakan penyegaran struktur diperlukan untuk menyesuaikan organisasi dengan perubahan karakter pemilih, termasuk meningkatnya peran generasi muda dan teknologi digital dalam politik.
“Penyegaran struktur juga penting untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman, termasuk semakin besarnya peran generasi muda dan teknologi digital dalam politik,” kata Zaeni.
Dalam struktur baru tersebut, PKB juga membuka ruang bagi masyarakat dari berbagai latar belakang. Salah satunya Nindya Permata Sapta Ratri, perempuan non-Muslim yang dipercaya memimpin PAC PKB Kecamatan Karanganyar periode 2026-2031.
“Motivasinya itu, hanya dari PKB yang mau merangkul kaum minoritas,” kata Nindya.
Kecamatan Karanganyar memiliki masyarakat dengan latar belakang agama dan kepercayaan yang beragam. Dari 11 ranting, Nindya menyebut sejumlah perwakilan kelompok non-Muslim dilibatkan. Tiga orang non-Muslim juga masuk dalam struktur PAC, sementara pembentukan struktur lainnya masih berlangsung.
“Dari 11 ranting itu, kami ambil perwakilan dari teman-teman non-Muslim. Di PAC sendiri ada tiga orang non-Muslim, sementara struktur lainnya masih dalam proses,” ujarnya.
Zaeni mengatakan keterlibatan berbagai kelompok tersebut merupakan upaya memperluas ruang partisipasi di tubuh PKB.
“Saya kira ini sesuatu yang memang harus menjadi terobosan kami Partai Kebangkitan Bangsa, di mana PKB ini milik semua golongan, milik semua pihak sehingga kami harus mengakomodir banyak elemen-elemen lain di Kabupaten Kebumen,” kata Zaeni.
Selain konsolidasi struktur, Zaeni mengingatkan kader menjaga soliditas internal dan menjadikan pengalaman konflik pada Pemilu 2009 sebagai pelajaran.
“Konflik internal itu sangat merugikan bagi partai politik,” ujar Zaeni.
Ia menambahkan, jaringan hingga tingkat desa juga akan diperkuat, termasuk menghadapi dinamika Pilkades 2027 sebagai bagian dari persiapan menuju Pemilu 2029. (mam)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
