Banner Honda

Bakar Sampah, Rumah Warga Tunjungseto Ludes Terbakar

Bakar Sampah, Rumah Warga Tunjungseto Ludes Terbakar

Kebakaran melanda rumah warga Desa Tunjungseto, Kecamatan Kutowinangun, Jumat malam (18/9). --

KEBUMEN - Akibat lalai saat membakar sampah, rumah warga Sodirin (70), terbakar. Tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa ini, tetapi rumah beserta sejumlah isinya hangus terbakar.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menyampaikan, peristiwa kebakaran ini terjadi di ukuh Penajung, Desa Tunjungseto, Kecamatan Kutowinangun.

Berawal saat Ngadnan (26) yang merupakan anak Sodirin, membakar sampah berupa sisa rumput pakan ternak, Jumat malam (18/9) sekitar pukul 19.00 WIB. Repotnya, Ngadnan membakar sampah di dapur. Setelah itu, ia meninggalkan rumah untuk bekerja.

Selang beberapa jam kemudian, api berkobar dari bagian dapur rumah. Siti Khofifah (51), tetangga yang melihat kejadian itu panik dan berteriak meminta pertolongan.

Api diduga kemudian merambat hingga menimbulkan kebakaran beberapa jam setelah pembakaran tersebut. Rumah berdinding tembok berukuran sekitar 7 x 8 meter itu beserta isinya mengalami kerusakan akibat kebakaran.

"Warga berupaya memadamkan api. Upaya tersebut terkendala karena lokasi rumah cukup jauh dari sumber air. Kobaran api akhirnya membesar dan membakar bangunan rumah beserta isinya," ujar Kapolres, Minggu (20/9).

Selain bangunan rumah, sejumlah hewan ternak milik korban, antara lain ayam, kelinci, dan bebek, turut terdampak. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Personel Polsek Kutowinangun bersama Babinsa dan Pemerintah Desa Tunjungseto mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Petugas mengamankan lokasi, membantu proses pemadaman, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan kronologi kejadian.

Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan, terutama ketika membakar sampah atau sisa pakan ternak di dalam maupun di sekitar rumah.

"Api yang awalnya kecil dapat menjadi besar apabila ditinggalkan tanpa pengawasan. Pastikan bara benar-benar padam sebelum ditinggalkan," ujar AKBP Putu. (cah)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: