Banner Honda

Bedah Rumah Sasar 26 Guru Ngaji di Kebumen

Bedah Rumah Sasar 26 Guru Ngaji di Kebumen

Pelaksanaan Rapat Koordinasi Persiapan Penyaluran Zakat Produktif, Rabu (16/9).--

KEBUMEN - Pemerintah menyiapkan bantuan bagi para  Guru Ngaji di wilayah Kabupaten Kebumen. Bantuan yang merupakan program Bedah Rumah Guru Ngaji itu menyasar 26 calon penerima.

Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Kebumen, Salim Wazdy, menyampaikan Program Bedah Rumah Guru Ngaji disiapkan untuk 26 unit rumah, masing-masing satu unit pada setiap KUA.

Salim Wazdy menekankan pentingnya memastikan setiap bantuan zakat disalurkan berdasarkan standar dan kriteria jelas. Verifikasi dan validasi data menjadi tahapan penting agar bantuan tepat sasaran serta memberikan manfaat bagi penerima.

"Karena bantuan ini bersumber dari zakat yang dihimpun melalui UPZ Kankemenag Kebumen, maka proses penetapan penerima harus dilakukan secara cermat, amanah, dan tepat sasaran. Kita ingin bantuan yang disalurkan benar-benar memberikan manfaat dan mendorong kemandirian penerima," ujar dia, kemarin (17/9).

Adapun bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah, meliputi Rp7 juta untuk rehabilitasi ringan, Rp10 juta untuk rehabilitasi sedang, dan Rp15 juta untuk rehabilitasi berat.

Program ini menjadi bagian dari pendayagunaan zakat melalui UPZ Kankemenag Kebumen untuk membantu perbaikan rumah guru ngaji sesuai kriteria penerima. Penetapan bantuan akan mempertimbangkan hasil verifikasi serta tingkat kerusakan bangunan.

Selain bedah rumah, Kankemenag Kebumen menyiapkan Program PEU Madrasah Tahun 2026 bagi 64 calon penerima. Sasaran program terdiri atas guru non-ASN dan pegawai tidak tetap (PTT) di lingkungan madrasah.

Setiap penerima akan memperoleh bantuan sebesar Rp2,5 juta untuk mendukung pengembangan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi modal penguatan usaha sesuai kebutuhan penerima.

"Melalui dua program tersebut, zakat diharapkan memberikan manfaat nyata bagi guru non-ASN, PTT, dan guru ngaji. Bantuan usaha diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi, sedangkan bedah rumah membantu memperbaiki hunian penerima sesuai tingkat kerusakan dan kriteria program," ujar Salim Wazdy. (cah)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: