Banner Honda

Siswa Sekolah Rakyat Kebumen Dibekali Pengetahuan Perlindungan Diri

Siswa Sekolah Rakyat Kebumen Dibekali Pengetahuan Perlindungan Diri

Suasana Polwan Goes to School di Sekolah Rakyat Terintegrasi 44 Kebumen dalam rangka menyambut Hari Jadi Polwan ke 78.--

KEBUMEN - Tak kurang dari 100 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 44 Kebumen, mendapatkan bekal berharga dari para personel Polisi Wanita (Polwan) Polres Kebumen. Ini setelah para anggota Korps Polri tersebut memberikan bekal pengetahuan perlindungan diri.

Para siswa pun antusias mengikuti kegiatan yang digelar Senin (24/8) tersebut.

AKP Sri Eningsih dari Polwan Polres Kebumen yang menjadi narasumber menyampaikan, kegiatan kemarin diselenggarakan dalam rangka program Polwan Goes to School sekaligus menyambut Hari Jadi Polwan ke 78. Adapun pesertanya terdiri atas 50 siswa sekolah dasar dan 50 siswa sekolah menengah pertama Sekolah Rakyat Terintegrasi 44 Kebumen.

Dalam kegiatan kemarin, para siswa diedukasi mengenai perlindungan diri serta pentingnya membangun perilaku yang aman, sehat, dan bertanggung jawab sejak usia sekolah, juga edukasi upaya mencegah kejahatan seksual dan pelecehan seksual terhadap anak.

"Untuk materi yang diberikan disesuaikan dengan usia para siswa. Salah satu materi yang ditekankan adalah 'Tubuhku Itu Milikku, Aku Berani Menjaganya'. Selain perlindungan diri, Polwan menyampaikan materi 'Menjadi Remaja yang Aman, Sehat dan Bertanggung Jawab', " ujar AKP Sri Eningsih.

Edukasi tersebut penting diberikan sejak dini agar anak memiliki pengetahuan dan keberanian untuk menjaga keselamatan dirinya.

AKP Sri Eningsih mengatakan program Polwan Goes to School juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi dengan anak-anak agar mereka tidak takut meminta bantuan ketika menghadapi persoalan yang membuatnya terpojok.

Pencegahan kejahatan seksual terhadap anak tidak cukup hanya dilakukan setelah terjadi. Anak juga perlu memiliki pengetahuan dasar untuk mengenali situasi yang berisiko dan mengetahui kepada siapa mereka dapat meminta pertolongan. "Harapannya, anak-anak memahami cara menjaga diri dan tidak ragu untuk bercerita kepada orang yang dipercaya apabila menghadapi sesuatu yang membuat mereka merasa tidak aman," kata dia. (cah)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: