Cegah Pencabulan, Orang Tua Diminta Aktif Awasi Anak
Penyuluh Agama Kemenag Kebumen, Amin Winardi--
KEBUMEN - Beberapa waktu lalu, Kebumen digegerkan dengan adanya dugaan kasus pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru ngaji. Meski penyelidikan tengah dilakukan, korban diduga mencapai belasan anak.
Diminta menanggapi hal tersebut, salah satu menegaskan menyesalkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya mengaku sangat prihatin.
"Kami tentu sangat prihatin dengan adanya dugaan kasus tersebut," tuturnya, Senin (6/4).
Saat diminta, upaya yang musti dilakukan untuk mencegah hal serupa, pihaknya menyampaikan perlunya adanya pengawasan dan komunikasi yang intens. Ini bertujuan agar hal serupa tidak terjadi kembali.
BACA JUGA:Tim SAR Perluas Pencarian Korban yang Hanyut di Sungai Kretek Kebumen
BACA JUGA:Razia Rutan Kebumen Masih Ditemukan Barang Terlarang
"Komunikasi antara wali siswa dan guru serta komunikasi antara siswa dan wali siswa harus terjalin dengan baik. Selain itu pengawas terhadap semua kegiatan belajar mengajar juga musti dilakukan," terangnya.
Dalam hal ini orang tua sangat penting bertanya kepada anak, terkait apa dan bagaimana proses yang terjadi di lingkungan belajar. Misalnya bagaimana sikap guru, bagaimana tutur kata guru dan lain sebagainya.
"Orang tua penting bertanya kepada anak. Ini juga dalam rangka untuk menghindari perhatian berlebih yang dilakukan oleh guru terhadap anak asuhnya," katanya.
Jika dirasa ada yang kurang tepat atau kurang pas, segara disikapi dengan baik. Ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kasus serupa dan tentunya korban tidak semakin banyak.
"Bahkan jika ada guru yang tutur katanya tidak sopan pun orang tua akan mengetahuinya. Dengan senantiasa menjaga bersama dan ini juga merupakan tangguh jawab bersama diharapkan kasus serupa tidak terulang kembali," ucapnya. (mam)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
