Ekonomi Banyumas Dibidik Tumbuh 7,95 Persen, KUA-PPAS 2027 Fokus Pendidikan, Kesehatan, dan Investasi
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, saat menyampaikan KUA dan PPAS tahun anggaran 2027.-JUNI R/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Banyumas menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 6,00 hingga 7,95 persen pada 2027. Target tersebut tertuang dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 yang mulai dibahas bersama DPRD Banyumas.
Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 disampaikan Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banyumas, Senin (6/7). Dokumen tersebut disusun mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Banyumas Tahun 2027.
Sadewo menjelaskan tema pembangunan yang diusung pada RKPD 2027 adalah "Pemenuhan Pelayanan Dasar, Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia, serta efektivitas kelembagaan daerah sebagai landasan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan." Tema tersebut menjadi arah penyusunan KUA dan PPAS tahun anggaran 2027.
Ia mengungkapkan perekonomian Kabupaten Banyumas pada 2025 tumbuh sebesar 5,97 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan pertumbuhan ekonomi tahun 2024 yang tercatat sebesar 5,29 persen.
"Capaian ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen dan Provinsi Jawa Tengah sebesar 5,37 persen, serta konsisten lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Cilacap dan Purbalingga," ujarnya.
Mengacu pada RKPD Kabupaten Banyumas Tahun 2027, arah kebijakan pembangunan ekonomi difokuskan pada pemenuhan pelayanan dasar, terutama sektor pendidikan dan kesehatan. Selain itu, pemerintah juga menitikberatkan peningkatan daya saing sumber daya manusia dan pemanfaatan potensi daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
"Peningkatan daya saing infrastruktur mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah; dan peningkatan efektivitas kelembagaan daerah dalam kolaborasi penanganan isu strategis," paparnya.
Sadewo merinci target indikator ekonomi makro Kabupaten Banyumas pada 2027. Pertumbuhan ekonomi ditargetkan berada di kisaran 6,00 hingga 7,95 persen dengan peningkatan investasi sebesar 0,43 persen.
Selain itu, tingkat pengangguran terbuka ditargetkan berada pada kisaran 5,96 hingga 6,00 persen. Sementara angka kemiskinan diproyeksikan turun menjadi 9,37 hingga 10,26 persen.
"Persentase peningkatan investasi di kabupaten sebesar 0,43 persen; Tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 6,00 sampai dengan 5,96 persen. Angka kemiskinan sebesar 10,26 sampai dengan 9,37 persen," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, Agus Priyanggodo, mengatakan Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 masih akan dibahas lebih lanjut bersama DPRD. Hasil pembahasan nantinya akan menjadi dasar penyusunan APBD Kabupaten Banyumas Tahun Anggaran 2027.
"Selanjutnya akan kami bahas," pungkasnya. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
