Banner Honda

Puluhan Warga Datangi Gedung DPRD Cilacap, Sampaikan 15 Tuntutan Tentang Lahan hingga Lingkungan

Puluhan Warga Datangi Gedung DPRD Cilacap, Sampaikan 15 Tuntutan Tentang Lahan hingga Lingkungan

Ikatan Nyawiji Wong Cilacap (Inyong) saat menggelar aksi di depan Kantor DPRD Cilacap.-JULIUS/RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Puluhan warga meminta pemerintah turun langsung ke lapangan untuk melihat persoalan lahan dan lingkungan yang mereka keluhkan.

Permintaan itu disampaikan warga yang tergabung dalam Ikatan Nyawiji Wong Cilacap (Inyong) saat menggelar aksi di depan Kantor DPRD Cilacap, Senin (28/9/2026) sore. 

Warga yang datang berasal dari sejumlah wilayah, seperti Kampung Laut, Winong Kesugihan dan Widarapayung Binangun. Mereka membawa berbagai persoalan, mulai dari masalah lahan hingga lingkungan.

Juru bicara warga, Wandi Nasution, mengatakan ada 15 tuntutan yang disampaikan dalam audiensi bersama DPRD dan sejumlah OPD.

Salah satunya terkait lahan di wilayah Kampung Laut. Warga mempertanyakan pematokan lahan sekitar 800 hektare yang disebut akan digunakan untuk program ketahanan pangan.

"Kami meminta pemerintah mengecek langsung kondisi dan status lahan tersebut," kata Wandi.

BACA JUGA:Polemik Lahan Ujungalang Kampung Laut, Kantah Cilacap Tunggu Hasil Koordinasi

Warga juga meminta pemerintah memeriksa kembali penerbitan sertifikat hak pakai di kawasan pesisir selatan Cilacap.

Selain itu, mereka meminta informasi terkait jual beli tanah di wilayah Winong dibuka dan diperiksa.

"Masalah lingkungan juga menjadi perhatian warga. Mereka meminta perizinan tambak udang di sekitar Kali Lancang dan Segara Anakan dievaluasi," lanjutnya. 

Warga juga meminta dugaan pencemaran di kawasan tersebut ditindaklanjuti.

Mereka khawatir kondisi itu berdampak terhadap nelayan dan warga yang tinggal di sekitar pesisir.

Warga meminta pemerintah ikut memulihkan kondisi Kali Lancang dan perairan Segara Anakan, serta memperhatikan kebutuhan air bersih masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Cilacap Suyatno mengatakan, pihaknya menerima aspirasi warga tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: