Tekan Biaya Produksi, Petani Karanggintung Cilacap Gunakan Metode Tabela
Petani di Desa Karanggintung, Kecamatan Gandrungmangu, menggunakan metode tanam benih langsung (tabela).-Kelompok Tani Karya Mantep Untuk Radarmas-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Petani di Desa Karanggintung, Kecamatan Gandrungmangu, mulai menggunakan metode tanam benih langsung (Tabela) untuk mengurangi biaya tenaga kerja.
Cara tanam ini diterapkan Kelompok Tani Karya Mantep pada Musim Tanam (MT) III.
Metode Tabela diterapkan di lahan sawah sekitar 5 hektare.
Petani menggunakan alat sederhana berupa drum seeder untuk menanam benih padi langsung di lahan yang sudah dibajak, digaru, dan diratakan.
Ketua Poktan Karya Mantep, Afif Irfai, mengatakan penggunaan Tabela bisa membantu petani menghemat tenaga kerja saat proses tanam.
"Metode Tabela lebih menghemat biaya tenaga kerja," katanya, Minggu (30/8/2026).
BACA JUGA:Pengairan Cerdas Hadir di Karanganyar Cilacap, Petani Kini Bisa Siram Lahan Lewat Smartphone
Menurutnya, metode tersebut diharapkan bisa membantu meningkatkan hasil panen sekaligus menekan biaya produksi.
Namun, petani tetap harus lebih memperhatikan pertumbuhan tanaman setelah benih ditanam.
"Perlu diperhatikan khusus untuk menyiangi gulma serta mengantisipasi hama dan penyakit," ujarnya.
Alat yang digunakan cukup sederhana. Drum seeder berbentuk seperti paralon yang diberi sejumlah lubang dan dilengkapi dua roda serta pegangan.
Benih dimasukkan ke dalam alat tersebut, kemudian alat ditarik mengikuti jalur tanam.
Saat alat berjalan, benih akan keluar melalui lubang dan jatuh ke permukaan tanah.
Cara ini membuat proses penanaman lebih cepat dibandingkan jika dilakukan secara manual.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
