Banner Honda

51 Saksi Diperiksa, Tak Ada yang Mengaku Diperintah Syamsul soal THR

51 Saksi Diperiksa, Tak Ada yang Mengaku Diperintah Syamsul soal THR

Suasana sidang dengan agenda pemeriksaan saksi pada (28/8/2026) dalam kasus OTT yang menjerat Syamsul Aulia Rachman.-M. Nasrullah untuk Radarmas-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Sebanyak 51 saksi telah diperiksa dalam sidang perkara dugaan pemerasan terkait pengumpulan Tunjangan Hari Raya (THR) di lingkungan Pemkab Cilacap.

Dari keterangan para saksi, belum ada yang menyebut pernah mendapat perintah langsung dari terdakwa Syamsul Aulia Rachman untuk mengumpulkan uang THR.

Sidang terbaru digelar di Pengadilan Tipikor Semarang, Jumat (28/8/2026) dengan menghadirkan 11 saksi.

Mereka di antaranya Plt Sekda Cilacap Anisa Febriana, Kepala DPMPTSP Cilacap Arida Puji Hastuti, pihak swasta.

Sejumlah pejabat RSUD Cilacap, pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, mantan Kabid PSDA, pegawai Bank Jateng, serta staf Setda Cilacap.

Dalam sidang tersebut, Syamsul beberapa kali menanyakan kepada saksi apakah pernah menerima perintah darinya terkait pengumpulan THR, baik secara langsung maupun melalui telepon, WhatsApp, atau ajudan.

"Saya ingin tanya, apakah saudara pernah mendapat perintah langsung dari saya? Atau mungkin lewat WA, telepon, atau lewat ajudan terkait dengan pengumpulan THR?," tanya Syamsul.

Para saksi yang ditanya pada intinya menyatakan tidak pernah menerima perintah langsung dari Syamsul untuk mengumpulkan THR.

BACA JUGA:KPK Periksa Pejabat Cilacap, Terkait Kasus Dugaan Pemerasan yang Menjerat Bupati Cilacap Non Aktif Syamsul

Syamsul juga menanyakan apakah dirinya pernah meminta laporan mengenai jumlah uang yang sudah terkumpul.

"Apakah saya juga pernah, lewat telepon, lewat ajudan, tanya progres, sudah terkumpul belum, atau terkumpul berapa?," ujarnya.

Pertanyaan serupa kembali dijawab para saksi dengan menyatakan tidak pernah mendapat permintaan tersebut dari Syamsul.

Persidangan juga membahas istilah “loyalitas” yang sebelumnya muncul dalam keterangan saksi.

Syamsul mengakui pernah menyampaikan soal loyalitas kepada ASN, tetapi menurutnya yang dimaksud adalah loyalitas yang berkualitas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: