Dinas Pertanian Cilacap Kejar Realisasi Luas Tambah Tanam di Atas 80 Persen
Ilustrasi petani saat memulai musim tanam pada pada masim masa tanam bulan Juni lalu.-JULIUS/RADARMAS-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap memperkirakan target Luas Tambah Tanam (LTT) pada Juni 2026 tidak akan tercapai sepenuhnya.
Kondisi tersebut disebabkan sebagian besar lahan sawah sudah menyelesaikan masa tanam.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Sigit Widayanto mengatakan, tidak tercapainya target LTT dapat memengaruhi produksi padi.
Namun, pihaknya terus berupaya agar realisasi tanam tetap di atas 80 persen.
"Kalau target luas tambah tanam tidak tercapai, produksi tentu ikut terpengaruh. Karena itu kami terus berupaya agar pencapaiannya minimal di atas 80 persen sehingga produksi padi tetap terjaga," katanya, Rabu (8/7/2026).
Menurut Sigit, kondisi air di sejumlah wilayah masih mencukupi untuk mendukung kegiatan pertanian sehingga petani tidak mengalami kendala berarti.
BACA JUGA:Target Luas Tambah Tanam di Cilacap Terkendala Pasokan Air
Dinas Pertanian juga terus memantau kondisi cuaca dan ketersediaan air, serta mendampingi petani melalui penyuluh pertanian agar jadwal tanam dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
"Koordinasi dengan pengelola jaringan irigasi terus dilakukan agar pasokan air ke lahan pertanian tetap lancar," lanjutnya.
Ia berharap, kondisi cuaca tetap mendukung sehingga produksi padi di Kabupaten Cilacap tetap terjaga meski target luas tambah tanam pada bulan Juni tidak tercapai sepenuhnya. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
