Banner v.2

Kekeringan Meluas, Delapan Desa di Cilacap Terima Bantuan Air Bersih

Kekeringan Meluas, Delapan Desa di Cilacap Terima Bantuan Air Bersih

Penyaluran bantuan air bersih untuk masyarakat Desa Klumprit Kecamatan Nusawungu.-JULIUS/RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Sebanyak delapan desa di enam kecamatan di Kabupaten Cilacap mulai terdampak kekeringan pada musim kemarau tahun ini.

Hingga Minggu (5/7/2026), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap telah menyalurkan 117.000 liter air bersih atau setara 24 tangki kepada warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo mengatakan, bantuan tersebut disalurkan ke Desa Klumprit dan Kedungbenda di Kecamatan Nusawungu, Desa Karangkemiri di Kecamatan Jeruklegi.

Desa Cinangsi di Kecamatan Gandrungmangu, Desa Cimrutu dan Rawaapu di Kecamatan Patimuan, Desa Ujungalang di Kecamatan Kampunglaut, serta Desa Karangbenda di Kecamatan Adipala.

"Bantuan air bersih telah diberikan kepada 1.063 kepala keluarga atau sekitar 3.942 jiwa yang terdampak kekeringan," kata Taryo, Minggu (5/7/2026).

BACA JUGA:Musim Kemarau, Ratusan Warga Desa Cimrutu Cilacap Terdampak Kekeringan

Menurutnya, Desa Karangkemiri menjadi wilayah yang menerima bantuan terbanyak, yakni 10 tangki air bersih. Sementara Desa Cinangsi, Cimrutu, Rawaapu, dan Ujungalang masing-masing menerima tiga tangki.

"Terakhir kemarin Desa Klumprit dan Kedungbenda dua tangki, sedangkan Desa Karangbenda menerima satu tangki, " lanjutnya. 

BPBD menyalurkan bantuan setelah melakukan pengkajian bersama pemerintah desa.

Hasilnya menunjukkan debit sumber air yang selama ini dimanfaatkan warga terus menurun, sehingga kebutuhan air bersih sulit terpenuhi.

Taryo mengatakan, BPBD akan terus memantau perkembangan kekeringan dan menyiagakan armada tangki air apabila jumlah wilayah terdampak terus bertambah selama musim kemarau.

"Bagi pemerintah desa maupun masyarakat segera melaporkan jika mengalami kesulitan mendapatkan air bersih agar bantuan dapat segera disalurkan," pungkasnya. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: