Banner Honda

Buka Ruang Kreatif di Banyumas, Ethos Digital Valley Disiapkan Jadi Pusat Inkubasi Bisnis dan Kolaborasi.

Buka Ruang Kreatif di Banyumas, Ethos Digital Valley Disiapkan Jadi Pusat Inkubasi Bisnis dan Kolaborasi.

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Ethos Digital Valley Cafe (EDV) resmi dibuka di Karanggintung, Kecamatan Sumbang, Banyumas, Sabtu (26/9), dengan konsep yang lebih luas dari sekadar tempat menikmati kopi. Kawasan tersebut disiapkan menjadi ruang berkumpul, bekerja bersama, berbagi ide, sekaligus mengembangkan kreativitas dan bisnis masyarakat Banyumas Raya.

Pembukaan ditandai pengguntingan pita oleh Chairman PT Ethos Kreatif Indonesia Mukit Hendrayatno, Direktur Utama PT Ethos Kreatif Indonesia Lucky Hatreztyo, serta Founder Benih Baik Andi F Noya. Sebelum seremoni, tiga finalis Ethos Coffee Pairing menampilkan kreasi kopi yang mengangkat budaya lokal dan Puput Ade Irawan keluar sebagai pemenang melalui kreasi Kopi De Indische Tafel.

Mukit mengatakan pengembangan Ethos Digital Valley berawal dari lahan sekitar 5.000 meter persegi yang kemudian berkembang hingga sekitar 2 hektare. Kawasan tersebut ke depan diarahkan menjadi tempat inkubasi bisnis bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Dalam sambutannya, Mukit juga menyinggung perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang semakin membuka ruang bagi masyarakat untuk berkreasi. “Dengan teknologi AI itu, akses terhadap kreasi itu lebih luas. Apakah AI bisa digunakan sebagai alat budaya ekonomi atau makin terjajah,” kata Mukit.

Menurut Mukit, perkembangan kawasan EDV tidak berhenti pada keberadaan kafe, tetapi diarahkan untuk membangun ruang yang dapat menumbuhkan kreativitas. Ia berharap dalam lima sampai 10 tahun mendatang Ethos Digital Valley dapat berkembang menjadi salah satu pusat kreativitas di kawasan Jawa Selatan.

Sementara itu, Lucky Hatreztyo mengatakan keberadaan EDV diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia menggambarkan EDV sebagai ruang untuk berkumpul, berbagi gagasan, dan mengembangkan kreativitas bersama.

“EDV ini tempat berkumpul, sharing ide, kreatif hub. Semoga EDV ini bisa menjadi tempat orang kreativitas, orang kumpul. Ada yang besar di Banyumas Raya berawal dari EDV,” kata Lucky.

Andi F Noya menilai keberadaan kafe tersebut perlu diikuti dengan kegiatan yang berkelanjutan agar manfaatnya tidak berhenti setelah pembukaan. Menurut dia, kegiatan di dalamnya perlu membangun narasi pada setiap produk sekaligus membuka ruang kolaborasi.

“Keberadaan kita di sini untuk menciptakan momentum,” ujar Andi.

Ia juga melihat EDV memiliki peluang untuk menjadi penggerak inkubasi dan ekonomi kolaboratif di Banyumas. “Ethos bisa menginisiasi, tadi kan terkait inkubasi, ekonomi berkolaborasi. Kita harus bersatu agar Banyumas muncul ke permukaan,” tegasnya.

Dengan konsep tersebut, EDV tidak hanya menawarkan ruang untuk aktivitas kuliner, tetapi juga tempat bertemunya berbagai gagasan dan pelaku kreatif. Pengembangan kawasan menjadi ruang inkubasi bisnis diharapkan dapat membuka peluang bagi lahirnya usaha dan kreativitas baru dari Banyumas Raya. (ads)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: