Banner Honda

Hadiri Rakor Optimalisasi PAD Sumut, Jasa Raharja Dorong Penguatan Sinergi dan Pelayanan Samsat

Hadiri Rakor Optimalisasi PAD Sumut, Jasa Raharja Dorong Penguatan Sinergi dan Pelayanan Samsat

RADARBANYUMAS.CO.ID — PT Jasa Raharja mendorong penguatan kerja sama antara Bapenda, Kepolisian, dan seluruh unsur Tim Pembina Samsat untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat, memperbaiki akurasi data kendaraan, serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi PAD dan Penyaluran Dana Bagi Hasil Pajak Provinsi se-Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Senin (31/8/2026). Rakor dipimpin Gubernur Sumut Bobby Nasution dan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah serta jajaran terkait.

Awaluddin mengatakan peningkatan penerimaan pajak kendaraan tidak cukup hanya mengandalkan penagihan. Pembenahan database, perluasan akses pelayanan, serta edukasi kepada masyarakat juga diperlukan agar kesadaran membayar kewajiban semakin meningkat.

Menurutnya, kepatuhan terhadap Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) turut mendukung pembangunan daerah. Sementara pembayaran SWDKLLJ menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.

Di kesempatan yang sama, Bobby Nasution menyoroti pentingnya pemerataan penerimaan pajak kendaraan melalui kebijakan opsen pajak. Ia juga mengusulkan kajian mengenai kemungkinan penyesuaian tarif PKB berdasarkan wilayah agar masyarakat terdorong membeli dan mendaftarkan kendaraan di daerah masing-masing.

Berdasarkan data Bapenda Sumut hingga Agustus 2026, penerimaan pajak daerah telah mencapai 55,41 persen atau sekitar Rp3,86 triliun dari target Rp6,96 triliun.

Sementara itu, Aan Suhanan mengungkapkan tingkat kepatuhan pembayaran PKB di Sumut masih 36,89 persen, di bawah rata-rata nasional 47,72 persen. Ia juga menyoroti sekitar 189.000 data kendaraan yang perlu direkonsiliasi dan diperbarui.

Kombes Pol. Dedy Suhartono mendorong perluasan Samsat Keliling, pilihan pembayaran yang lebih fleksibel, edukasi balik nama kendaraan, serta integrasi database Bapenda, Kepolisian, dan Jasa Raharja. Aplikasi SIGNAL juga terus didorong sebagai sarana pembayaran digital.

Adapun Agus Fatoni menekankan lima strategi peningkatan PAD, yakni intensifikasi, ekstensifikasi, penguatan SDM, digitalisasi, dan inovasi. Ia turut mengapresiasi inovasi pelayanan Samsat di Sumut, termasuk Samsat Drive-Thru hasil kolaborasi dengan Bank Sumut. (ads)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: