Banner v.2

Jateng Boyong Enam Penghargaan Adinata Syariah 2026, Taj Yasin Percepat Kawasan Industri Halal

Jateng Boyong Enam Penghargaan Adinata Syariah 2026, Taj Yasin Percepat Kawasan Industri Halal

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, yang mewakili Gubernur Ahmad Luthfi menerima Anugerah Adinata Syariah 2026.-Humas Pemprov Jateng untuk Radarmas-

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Presiden RI ke-13, Ma'ruf Amin, mengingatkan bahwa pembangunan ekonomi syariah tidak semata mengejar besarnya aset ataupun pertumbuhan industri keuangan syariah. Yang lebih penting adalah menghadirkan nilai keadilan, kemaslahatan, keseimbangan, dan keberkahan dalam aktivitas ekonomi.

Bapak Ekonomi Syariah itu menyebut perkembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional terus menunjukkan tren positif. Hingga Maret 2026, total aset syariah mencapai Rp10.542 triliun atau tumbuh 10,6 persen secara tahunan, melampaui pertumbuhan sektor keuangan nasional. Namun, menurutnya, pertumbuhan tersebut harus dibarengi pemerataan manfaat bagi masyarakat.

"Jangan hanya kita mengejar pertumbuhan, tapi juga pemerataan. Jangan hanya memperbesar angka statistik, tetapi juga memperbesar manfaat yang dirasakan masyarakat," katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif KNEKS, Sholahudin Al Aiyubi, mengatakan Anugerah Adinata Syariah menjadi bentuk apresiasi sekaligus instrumen untuk mendorong inovasi dan kolaborasi pemerintah daerah dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.

Menurutnya, penghargaan tersebut tidak hanya menilai capaian administratif, tetapi juga dampak nyata terhadap penguatan rantai nilai halal, industri keuangan syariah, keuangan sosial syariah, literasi dan inklusi, hingga inovasi kebijakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap semakin banyak daerah menjadikan penghargaan tersebut sebagai pemicu lahirnya praktik-praktik terbaik dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

"Harapan kami, Anugerah Adinata Syariah menjadi katalis lahirnya semakin banyak daerah yang mampu menjadi model pembangunan ekonomi syariah," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: