Banner v.2

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi ke Bus

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi ke Bus

KA Bangunkarta anjlok di Bumiayu, penumpang dievakuasi dengan 10 bus sementara jalur masih dalam penanganan.-TANGKAPAN LAYAR VIDEO WARGA-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.IDPerjalanan KA Bangunkarta relasi Jombang–Pasarsenen terganggu setelah tiga kereta mengalami anjlokan di Emplasemen Bumiayu, Senin (6/4) sekitar pukul 14.15 WIB. Insiden ini langsung berdampak pada ratusan penumpang yang berada di dalam rangkaian.

Gangguan perjalanan membuat kereta tidak dapat melanjutkan perjalanan seperti biasa. Situasi ini memaksa petugas melakukan langkah cepat untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Permintaan maaf ditujukan khusus kepada penumpang KA Bangunkarta yang terdampak langsung.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan fokus utama saat ini adalah penanganan di lokasi kejadian. "Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan KA Bangunkarta akibat gangguan perjalanan ini," ujarnya.

BACA JUGA:Mobil Tertabrak Kereta Api di Kesugihan Cilacap, Pengemudi Meninggal di Lokasi

Begitu menerima laporan, tim tanggap darurat langsung diterjunkan ke lokasi. Langkah cepat ini dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi dan perbaikan jalur.

Petugas bersama tim terkait kini masih bekerja di lapangan untuk menangani rangkaian kereta yang anjlok. Selain itu, perbaikan jalur juga menjadi prioritas agar operasional bisa kembali normal.

As’ad menjelaskan penyebab anjlokan masih dalam proses investigasi. Hasil pemeriksaan akan disampaikan setelah proses penelusuran selesai dilakukan.

Akibat kejadian tersebut, petak jalan di lokasi anjlokan sementara tidak dapat dilalui kereta. Kondisi ini berlaku untuk perjalanan dari arah hulu maupun hilir.

BACA JUGA:Tertemper Kereta Api, Warga Kroya Cilacap Ditemukan Meninggal di Bawah Jembatan

KAI terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat penanganan. Upaya ini dilakukan agar dampak gangguan tidak meluas ke perjalanan kereta lainnya.

Sebagai bentuk pelayanan kepada pelanggan, KAI Daop 5 Purwokerto menyiapkan 10 unit bus. Bus tersebut digunakan untuk mengevakuasi penumpang agar tetap dapat melanjutkan perjalanan.

Penumpang diimbau tetap tenang selama proses penanganan berlangsung. Informasi terbaru akan terus disampaikan melalui kanal resmi KAI.

“Kami akan mengupayakan penanganan secara maksimal agar perjalanan kereta api dapat kembali normal secepat mungkin, tanpa mengesampingkan aspek keselamatan,” pungkas As’ad. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: