59 Wilayah Banyumas Dilanda Kekeringan, Hampir 50 Ribu Warga Terdampak
Petugas BPBD menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di wilayah Banyumas. -WAFI ZAKIYAH/RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Dampak kekeringan di Kabupaten Banyumas terus meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas mencatat sebanyak 59 desa/kelurahan di 19 kecamatan kini terdampak kondisi kekeringan.
Kalaksa BPBD Banyumas, Dwi Irawan Sukma, mengatakan total warga terdampak mencapai 14.245 kepala keluarga (KK) atau 49.961 jiwa. Selain permukiman warga, sebanyak 11 fasilitas umum juga turut terdampak akibat kondisi tersebut.
"Pertambahannya sudah cukup drastis. Alhamdulillah beberapa hari ini sudah mulai turun hujan, namun kami juga masih rutin melakukan dropping air," kata Dwi. Hujan yang mulai turun belum membuat BPBD menghentikan penyaluran air bersih ke wilayah terdampak.
Hingga kini, BPBD Banyumas telah mendistribusikan sekitar 3.189.000 liter air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penyaluran tersebut dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama sumber air masih terbatas.
BACA JUGA:Hari Ke-64 Kekeringan Purbalingga, 31.607 Warga di 56 Desa Kekurangan Air Bersih
"Distribusi air bersih masih dilakukan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama di wilayah yang sumber airnya mulai mengering," jelasnya. BPBD tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah yang terdampak kekeringan.
Di sisi lain, masyarakat diminta menggunakan air bersih secara bijak dan efisien, terutama untuk memenuhi kebutuhan domestik sehari-hari. Penghematan diperlukan untuk menjaga ketersediaan air selama kondisi kering masih berlangsung.
Sementara bagi sektor pertanian, petani juga diminta mengatur penggunaan dan distribusi air secara efisien agar ketersediaannya dapat mencukupi kebutuhan lahan. Pengaturan pasokan air menjadi penting untuk mengurangi dampak kekeringan terhadap lahan pertanian.
"Harapannya tidak ada lagi pertambahan desa yang terdampak," ujarnya. BPBD berharap turunnya hujan dalam beberapa hari terakhir dapat membantu mengurangi wilayah yang mengalami kesulitan air.
Meski hujan mulai turun di sejumlah wilayah Banyumas dalam beberapa hari terakhir, BPBD masih mempertahankan penyaluran air bersih sebagai langkah antisipasi. Kondisi kekeringan dinilai belum sepenuhnya berakhir sehingga pemantauan dan distribusi air tetap dilakukan secara rutin. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
