Banner Honda

Drone Pertanian Siap Terbang di Sumpiuh, Operator Bersertifikat Banyumas Awali Penyemprotan Padi

Drone Pertanian Siap Terbang di Sumpiuh, Operator Bersertifikat Banyumas Awali Penyemprotan Padi

Pengelola UPJA Kelurahan Sumpiuh bersiap melakukan latihan menerbangkan drone sprayer.-HERMAN UNTUK RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - UPJA Kelurahan Sumpiuh, Kecamatan Sumpiuh, mulai menyiapkan pemanfaatan drone sprayer untuk membantu pekerjaan petani dan meningkatkan efisiensi penyemprotan tanaman padi. Namun, alsintan modern bantuan pemerintah tersebut belum dapat langsung digunakan karena operator harus memenuhi persyaratan regulasi, keahlian, serta kelayakan teknis alat.

Ketua UPJA Kelurahan Sumpiuh Herman Raharjo mengatakan drone pertanian tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian melalui Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas. Sebelum drone sprayer dimanfaatkan, operator terlebih dahulu harus memenuhi persyaratan regulasi, keahlian operator dan kelayakan teknis alat.

"Ternyata tidak semua orang dapat menerbangkan drone sprayer, ada regulasinya," jelas Herman, Selasa (1/9). Persyaratan tersebut membuat pengoperasian drone pertanian tidak bisa dilakukan sembarangan meskipun alat sudah tersedia untuk mendukung kegiatan pertanian.

Oleh karena itu, Herman beberapa waktu lalu telah menjalani prosedur agar dapat menerbangkan drone sprayer pertanian secara legal dan aman. Ia mengikuti pelatihan remote pilot rating sistem pesawat udara kecil tanpa awak.

BACA JUGA:Damkar Cilacap Evakuasi Drone yang Tersangkut di Atap Stadion Wijaya Kusuma

Dari pelatihan tersebut, Herman memperoleh berbagai macam ilmu dan pengetahuan mengenai drone sprayer. Di antaranya mengenai batas ketinggian terbang di ruang udara yang diperbolehkan dalam regulasi.

"Musim tanam saat ini, drone sprayer belum diujicoba untuk penyemperotan tanaman padi," sambung Herman. Saat ini, UPJA Kelurahan Sumpiuh masih mempersiapkan kemampuan operator sebelum alat tersebut benar-benar diterjunkan ke area pertanian.

Kini, Herman yang juga Ketua Kelompok Tani Padi Organik Kelurahan Sumpiuh telah mengantongi sertifikat kompetensi remote pilot. Ia dinyatakan telah memenuhi standar yang tercantum dalam ketentuan PKPS Bagian 107 oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Sertifikat kompetensi tersebut menjadi bekal penting sebelum drone sprayer digunakan secara resmi untuk membantu pekerjaan petani. Dengan adanya operator yang telah memenuhi standar, pemanfaatan alsintan modern diharapkan dapat berjalan sesuai aturan dan tetap mengutamakan keselamatan.

BACA JUGA:Hadapi Hama dan Iklim, Banjarnegara Dorong Penggunaan Drone Pertanian

Diagendakan pada musim tanam berikutnya, drone sprayer sudah dapat dimanfaatkan untuk petani. Sehingga pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien untuk mendukung program swasembada pangan berkelanjutan.

"Kita masih latihan menerbangkan drone sprayer," tandas Herman. Masa latihan tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan pengoperasian alat sebelum drone digunakan dalam kegiatan penyemprotan tanaman padi di wilayah Sumpiuh. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: