Banner v.2

15 Balita di Banjarpanepen Banyumas Diberi PMT, Kader PKK Pantau Asupan dan Perkembangan Anak

15 Balita di Banjarpanepen Banyumas Diberi PMT, Kader PKK Pantau Asupan dan Perkembangan Anak

Kader PKK Desa Banjarpanepen mengantar menu PMT ke rumah sasaran sembari mematau perkembangan anak, Kamis (9/7).-FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Sebanyak 15 balita di Desa Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, mendapat intervensi melalui Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) setelah hasil penimbangan rutin di posyandu menunjukkan berat badan mereka tidak mengalami kenaikan sesuai usia. Program tersebut tidak hanya menyalurkan makanan bergizi, tetapi juga disertai pemantauan langsung kondisi setiap anak oleh kader PKK dari rumah ke rumah.

Kader PKK Desa Banjarpanepen, Eka, mengatakan anggaran dan menu PMT berasal dari puskesmas. Pelaksanaan program kemudian dikelola pemerintah desa bersama kader PKK yang bergotong royong menyiapkan hingga mendistribusikan makanan kepada seluruh penerima.

"Semoga dengan adanya makanan tambahan ini, balita semakin sehat dan tumbuh optimal," ujar Eka, Kamis (9/7).

Menurutnya, proses penyaluran PMT menghadapi tantangan karena kondisi geografis Desa Banjarpanepen yang didominasi wilayah perbukitan dengan jangkauan cukup luas. Untuk mempermudah distribusi, makanan tambahan terlebih dahulu dikirim ke titik strategis di Warung Rudi kawasan Kali Cawang.

BACA JUGA:Bupati Fahmi Minta PKK Adaptif di Era Digital, Perluas Peran dan Gaet Generasi Muda

Selanjutnya, kader PKK Ratmini bertugas mengambil PMT dari lokasi tersebut untuk diantarkan langsung ke rumah para balita penerima. Kunjungan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk memantau perkembangan anak dan memastikan program berjalan sesuai tujuan.

"Para kader yang jadi kurir juga memantau perkembangan anak, apakah PMTnya habis, apa yang disukai atau ada alergi. Anak-anak tidak masuk dalam kategori stunted, mereka berat badannya tidak naik saat ditimbang di posyandu," papar Ratmini di lokasi.

Menu PMT yang diberikan berupa kudapan sehat dan buah-buahan. Program ini juga menjadi sarana edukasi kepada orang tua agar membiasakan anak mengonsumsi jajanan sehat dengan menu yang bervariasi.

Ratmini mengimbau para orang tua agar memperhatikan setiap menu PMT yang diberikan kepada anak. Masukan mengenai respons, kendala, maupun makanan yang disukai anak akan menjadi bahan evaluasi pada kegiatan posyandu berikutnya.***

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: