Banner Honda

Bukan Cuma Kekerasan, Ini Ancaman yang Perlu Diwaspadai pada Anak di Era Digital

Bukan Cuma Kekerasan, Ini Ancaman yang Perlu Diwaspadai pada Anak di Era Digital

Polres Banjarnegara saat melakukan sosialisasi desa ramah anak dan parenting di Kampung Ilmu Desa Sered.-Pujud Andriastanto/Radar Banyumas-

BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Desa dinilai memiliki peran penting dalam melindungi anak dari kekerasan, perundungan, penyalahgunaan narkoba hingga judi online.

Hal itu disampaikan Kapolres Banjarnegara, AKBP Dr Aruma Chandra Dewi, saat sosialisasi desa ramah anak dan parenting di Kampung Ilmu, Desa Sered, Kecamatan Madukara, Selasa (22/9/2026).

Menurut Aruma, perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah desa, tetapi membutuhkan peran keluarga, sekolah, dan masyarakat. Warga dan kader desa juga diminta peka terhadap kondisi anak dan segera melapor jika menemukan kasus kekerasan atau penelantaran.

“Desa ramah anak, perlindungan anak menjadi salah satu pilar utama. Anak perlu mendapatkan perlindungan dari kekerasan, eksploitasi, maupun penelantaran,” kata Aruma.

BACA JUGA:Dinsos PPPA Banjarnegara Gencarkan Edukasi Lindungi Anak dari Cyberbullying

Ancaman terhadap anak tidak hanya berupa kekerasan fisik. Penyalahgunaan narkoba, judi online, bullying, dan tawuran juga perlu dicegah sejak dini.

Pencegahan juga perlu dimulai dari keluarga. Orang tua diminta membangun komunikasi terbuka, mengetahui aktivitas dan pergaulan anak, serta mengawasi penggunaan media sosial secara bijak.

Aruma mengatakan, lingkungan yang aman akan membantu anak mengembangkan bakat dan minat. Anak juga perlu memiliki ruang untuk belajar, bermain, mendapat layanan kesehatan, dan menyampaikan pendapat.

Polri turut melakukan pendekatan pencegahan melalui Program Polisi Sahabat Anak, patroli sekolah dan bimbingan hukum. Masyarakat dapat melaporkan persoalan yang melibatkan anak melalui layanan kepolisian 110 atau Polsek terdekat.

“Dengan lingkungan yang aman, perhatian yang nyata serta ruang bagi anak untuk tumbuh dan berpartisipasi, diharapkan tercipta generasi yang sehat, percaya diri dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: