Banner Honda

Bukan Sekadar Dapat Ijazah, 114 Mahasiswa Baru Polibara Dibekali Pengalaman Praktik

Bukan Sekadar Dapat Ijazah, 114 Mahasiswa Baru Polibara Dibekali Pengalaman Praktik

Mahasiswa Baru Politeknik Banjarnegara saat pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru.-Kominfo Banjarnegara untuk Radarmas-

BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Politeknik Banjarnegara (Polibara) menerima 114 mahasiswa baru pada tahun akademik 2026/2027. Mereka tidak hanya berasal dari Banjarnegara, tetapi juga sejumlah daerah di Jawa Tengah hingga luar provinsi.

Direktur Polibara, Azis Purwanto, mengatakan 114 mahasiswa baru tersebut terbagi dalam tiga program studi Diploma III, yakni Kebidanan sebanyak 43 mahasiswa, Kesehatan Lingkungan 49 mahasiswa, dan Agroindustri 22 mahasiswa.

“Mahasiswa baru tidak hanya berasal dari wilayah Banjarnegara, tetapi juga datang dari daerah lain, seperti Purbalingga, Wonosobo, Grobogan, bahkan luar provinsi. Ada dari Sumatera Selatan,” kata Azis, Senin (21/9/2026).

Menurut Azis, keberagaman asal mahasiswa menjadi bagian dari kehidupan kampus. Namun, yang menjadi perhatian utama adalah bagaimana pendidikan vokasi mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan yang dapat digunakan ketika masuk ke dunia kerja.

BACA JUGA:Banjarnegara Kekurangan 2.000 Guru ASN, 254 Mahasiswa UIN Saizu Turun ke Sekolah

Sebagai perguruan tinggi vokasi, Polibara menitikberatkan pembelajaran pada praktik. Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga akan menjalani praktik kerja industri serta kegiatan pengabdian di tengah masyarakat.

“Ketiga program studi tersebut sangat selaras dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Tenaga kesehatan seperti bidan masih sangat dicari, tenaga kesehatan lingkungan dibutuhkan di berbagai industri, sementara program studi agroindustri memegang peranan vital dalam mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Banjarnegara, Hendro Cahyono, mengatakan kehidupan kampus tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Mahasiswa juga dituntut mampu membangun hubungan sosial dan beradaptasi dengan lingkungan yang memiliki latar belakang beragam.

“Di kampus, mahasiswa bertemu dengan orang-orang dari daerah yang berbeda, dengan karakter berbeda. Karena itu penting menciptakan suasana kampus yang nyaman dengan memupuk rasa kebersamaan, saling menghargai dan gotong royong,” kata Hendro.

BACA JUGA:1.778 Kursi Guru Kosong di Banyumas, Mahasiswa KKN Bantu Isi Kekurangan Pengajar

Dia berharap, mahasiswa baru mengikuti PPKMB dengan serius dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk saling mengenal. Menurutnya, lingkungan kampus yang positif dapat mendukung mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan sekaligus mendorong mereka meraih prestasi.

“Hal ini juga akan memotivasi dalam menuntut ilmu dan meraih prestasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Dipayuda, Noor Tamami, mengatakan pembentukan karakter dan kedisiplinan juga menjadi bagian dari rangkaian PPKMB tahun ini. Materi tersebut diberikan melalui kerja sama dengan TNI dari Kodim 0704/Banjarnegara.

“Penanaman karakter dan disiplin yang tinggi akan berguna untuk mencetak lulusan vokasi yang kompeten, yang siap mengabdi bagi masyarakat dan siap bersaing di dunia kerja,” kata Noor.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: