Banner Honda

LKBB Banjarnegara 2026 Jadi Wadah Baru Pembentukan Karakter Pelajar

LKBB Banjarnegara 2026 Jadi Wadah Baru Pembentukan Karakter Pelajar

Suasana kegiatan Technical Meeting persiapan LKBB tingkat kabupaten tahun 2026 di Aula Dindikpora Banjarnegara.-Dindikpora Banjarnegara untuk Radarmas-

BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID – Sebanyak 34 sekolah di Kabupaten Banjarnegara bakal mengikuti Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) tingkat kabupaten 2026.

Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Banjarnegara ini, menjadi penyelenggaraan perdana setelah lomba Tata Upacara Bendera dan Baris Berbaris (TUPBB) tidak lagi digelar.

LKBB dijadwalkan berlangsung pada 8 September 2026 di Aula SMA Negeri 1 Bawang, dengan peserta dari jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK/MA sederajat.

Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Dindikpora Banjarnegara, Suhardi mengatakan, LKBB menjadi upaya menghadirkan kembali kegiatan positif sebagai wadah pembinaan karakter pelajar.

BACA JUGA:Tak Sekadar Pertolongan Pertama, Invitasi PMR Wira 2026 Asah Kepemimpinan Pelajar

“LKBB tahun ini merupakan kali pertama digelar oleh Dindikpora Banjarnegara pasca sudah tidak terselenggaranya lomba TUPBB. Kami berupaya menghadirkan kembali kegiatan positif yang membantu membentuk generasi berkarakter, disiplin, berintegritas, dan berjiwa nasionalis,” kata Suhardi.

Dari pendaftaran yang ditutup 3 Agustus 2026, tercatat 34 sekolah ikut serta. Rinciannya, 18 sekolah dari jenjang SMP/MTs dan 16 sekolah dari jenjang SMA/SMK/MA.

“Target awal kami masing-masing jenjang 20 sekolah. Tetapi untuk edisi perdana ini, partisipasi 34 sekolah sudah merupakan capaian yang sangat luar biasa,” ujarnya.

Menurut Suhardi, LKBB tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana melatih kedisiplinan, kepemimpinan, kekompakan dan kemampuan bekerja dalam tim.

BACA JUGA:Banjarnegara Movies 2026 Tampilkan 48 Karya Pelajar, Dari Tradisi hingga Kehidupan Lokal

“Juara tentu ada, tapi target utama kami adalah penanaman karakter. Baris-berbaris menuntut kebersamaan, kepemimpinan, dan menekan ego individu,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Dindikpora menggandeng Kodim 0704/Banjarnegara, Kodim 0709/Kebumen, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Banjarnegara serta Forum OSIS Banjarnegara. Penilaian dilakukan empat juri independen dari Kodim 0704/Banjarnegara dan Kodim 0709/Kebumen.

Penilaian mengacu pada Peraturan Panglima TNI Nomor 58 Tahun 2008 tentang Peraturan Baris Berbaris, meliputi formasi dan gerakan PBB, kemampuan komandan peleton serta kerapian seragam.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: