Banner Honda

Dari Kreativitas Pelajar hingga Rezeki Pedagang, Ini Cerita Karnaval HUT RI Banjarnegara

Dari Kreativitas Pelajar hingga Rezeki Pedagang, Ini Cerita Karnaval HUT RI Banjarnegara

Karnaval HUT RI ke 81 di Banjarnegara berlangsung meriah dari berbagai kontingen sekolah.-Pujud Andriastanto/Radar Banyumas-

BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Ribuan pelajar memenuhi jalanan pusat Kota Banjarnegara saat karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI digelar, Sabtu (22/8/2026). Tak hanya menjadi panggung kreativitas pelajar, keramaian tersebut juga membawa berkah bagi pedagang kecil di sepanjang jalur karnaval.

Sejak pukul 07.00, kawasan Alun-Alun Banjarnegara dipadati kontingen SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA. Berbagai penampilan disuguhkan, mulai dari seragam ekstrakurikuler, trofi prestasi sekolah hingga produk kewirausahaan karya siswa.

Karnaval tahun ini dikemas tanpa perlombaan, sehingga sekolah tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk mengejar penampilan. Kreativitas peserta lebih banyak memanfaatkan perlengkapan yang sudah dimiliki masing-masing sekolah.

Bupati Banjarnegara, dr Amalia Desiana mengatakan, karnaval tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang bagi siswa menunjukkan kreativitas dan prestasi sekolah sekaligus peluang bagi pelaku UMKM mendapatkan penghasilan.

BACA JUGA:Karnaval Budaya dan UMKM Meriahkan Kebumen Fest 2026

"Karnaval ini menjadi ajang kreativitas siswa sekaligus wadah memamerkan prestasi sekolah masing-masing. Di sisi lain, ini adalah kesempatan besar bagi para pelaku UMKM untuk memanen rezeki karena disaksikan oleh ribuan warga," ujar Amalia.

Dampak keramaian dirasakan pedagang makanan, minuman dan mainan anak yang berjualan di sepanjang rute. Rusdianto (57), pedagang kuliner lokal, mengatakan lapaknya ramai sejak pagi.

"Dagangan sejak pagi lumayan ramai karena banyak warga yang datang menonton karnaval," ujar Rusdianto.

Hal serupa dirasakan Hardi (46), pedagang mainan anak.

BACA JUGA:Karnaval HUT ke-81 RI di Bukateja Angkat Keberagaman, UMKM Ikut Kecipratan Berkah

"Pengunjung cukup ramai, anak-anak juga banyak yang datang. Jadi jualan hari ini lebih ramai," kata Hardi.

Rute karnaval dimulai dari depan Gedung Inspektorat, melewati Krandegan, Pasar Kota, Polres Banjarnegara, Tugu Alun-Alun dan berakhir di depan Kantor Bupati. Warga berjejer menyaksikan parade sehingga kawasan pusat kota menjadi ruang keramaian sekaligus pasar dadakan bagi pedagang kecil.

Kegiatan berlangsung dengan pengawalan guru pendamping. Peserta diwajibkan mengikuti tata tertib, termasuk menjaga kebersihan dan tidak membawa bahan berbahaya.

Konsep non-lomba dengan anggaran lebih sederhana tidak mengurangi antusiasme peserta. Bagi pelajar, karnaval menjadi ruang menunjukkan kreativitas, bagi warga menjadi hiburan gratis, sementara bagi pedagang kecil menjadi peluang menambah pemasukan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: