Banner v.2

Harga Sembako Jauh di Bawah Pasar, Gerakan Pangan Murah di Banjarmangu Disambut Antusias

Harga Sembako Jauh di Bawah Pasar, Gerakan Pangan Murah di Banjarmangu Disambut Antusias

Ribuan warga antusias saat mengikuti gerakanpangan murahbdi halaman masjid Jami Darul Farhan.-Pujud Andriastanto/Radar Banyumas-

BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID – Ribuan warga memadati halaman Masjid Jami Darul Farhan, Desa Kesenet, Kecamatan Banjarmangu, Kamis (2/7/2026), untuk berburu kebutuhan pokok dalam Gerakan Pangan Murah. Sejak pagi, antrean panjang terlihat di sejumlah stan, karena harga bahan pangan jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.

Berbagai komoditas dijual dengan harga terjangkau, di antaranya beras Rp 12 ribu per kilogram (kg), gula Rp 13 ribu, minyak goreng Rp 16 ribu per liter, telur Rp 20 ribu, daging ayam Rp 24 ribu per kilogram, bawang merah dan bawang putih Rp 28 ribu per kg, serta cabai setan Rp 10 ribu per seperempat kg.

Panitia Gerakan Pangan Murah juga membagikan 2.500 voucher subsidi senilai Rp 2 ribu untuk setiap transaksi.

Anggraini Susilowati dari Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Banjarnegara mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan program Badan Pangan Nasional yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami Darul Farhan.

BACA JUGA:Bazar Baju Rp 10 Ribu Pasar Murah Ramadan Diserbu Warga di Alun-Alun Banjarnegara

"Tujuan kegiatan ini adalah menyediakan komoditas pangan yang murah dan terjangkau bagi masyarakat. Di tengah kondisi perekonomian yang masih menantang, pemerintah hadir untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari," ujarnya.

Menurutnya, harga kebutuhan pokok dapat ditekan karena pemerintah memfasilitasi distribusi langsung dari penyedia pada masyarakat, sehingga rantai distribusi menjadi lebih pendek.

Koordinator kegiatan, Farhan Jumiaji mengatakan, tingginya antusiasme masyarakat membuat sebagian komoditas cepat habis terjual.

"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Berkat kolaborasi Paguyuban Jawa Tengah dan Badan Pangan Nasional, masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah sehingga banyak komoditas habis terjual," katanya.

Selain pasar murah, kegiatan juga menghadirkan bazar UMKM, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, dan donor darah bekerja sama dengan PMI Kabupaten Banjarnegara. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendorong ekonomi lokal dan meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: