Banjarnegara Siap Terapkan WFH untuk ASN, Pelayanan Publik Dijamin Tetap Jalan
Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana saat mengikuti acara kirab budaya yang digelar di Alun-alun Banjarnegara, Sabtu (4/4/2026).-Pujud Andriastanto/Radar Banyumas-
BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara siap menerapkan skema kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan ini mengikuti arahan pemerintah pusat, sekaligus menjadi bagian dari upaya efisiensi energi atau menghemat BBM.
Langkah ini merujuk pada surat edaran dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, yang mendorong pola kerja fleksibel di instansi pemerintah.
Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana menegaskan, kebijakan tersebut tidak akan mengganggu layanan masyarakat.
“Pemerintah daerah mengikuti instruksi dari pusat untuk efisiensi. Tapi kami pastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal,” kata Amalia, Sabtu (4/4/2026).
BACA JUGA:Cilacap Tidak Akan Terapkan WFH bagi ASN, Layanan Publik Jadi Pertimbangan Utama
Sejumlah layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap akan berjalan normal, seperti administrasi kependudukan, rumah sakit, dan puskesmas.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan layanan, Pemkab akan menerapkan sistem kerja bergiliran. ASN tidak sepenuhnya bekerja dari rumah, melainkan dibagi dalam skema shift.
“Nanti kami atur dengan sistem shift. Pelayanan tetap berjalan, tapi efisiensi energi juga bisa dilakukan,” ujarnya.
Sebagai informasi, kebijakan WFH sebelumnya disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, sebagai bagian dari percepatan transformasi digital dalam sistem kerja pemerintahan.
BACA JUGA:WFH Tiap Jumat di Kemenag Purbalingga, Respons Lewat 5 Menit ASN Kena Sanksi
Di tingkat daerah, implementasi kebijakan ini masih menunggu pengaturan teknis lebih lanjut. Pemkab Banjarnegara berencana segera menyosialisasikan skema WFH pada ASN dan masyarakat melalui berbagai kanal resmi.
Amalia juga meminta warga tidak khawatir dengan perubahan pola kerja tersebut.
“Masyarakat tidak perlu khawatir. Kami pastikan pelayanan tetap berjalan,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
