Banner v.2

Ideal 30 Sampai 40 Menit, Amalia Desiana Minta Durasi Upacara SD Disesuaikan

Ideal 30 Sampai 40 Menit, Amalia Desiana Minta Durasi Upacara SD Disesuaikan

Bupati Banjarnegara Amalia Desiana saat menghadiri acara halal bihalal Bersama Dinas Pendidikan.-Pujud Andriastanto/Radar Banyumas-

BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Pelaksanaan upacara bendera di sekolah dasar, tidak berlangsung dalam durasi yang lama. Sebab, bisa membuat siswa cepat merasa lelah, karena kondisi fisik anak-anak SD masih belum sekuat pelajar di jenjang yang lebih tinggi.

Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana mengatakan, pemerintah daerah menerima sejumlah keluhan dari masyarakat terkait upacara bendera di beberapa SD yang berlangsung lebih dari satu jam.

“Upacara tetap penting untuk menanamkan rasa cinta tanah air. Tapi penyampaian sambutan atau pesan dari pembina upacara jangan terlalu panjang,” kata Amalia saat menghadiri halal bihalal bersama jajaran Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara di SMP Negeri 2 Banjarnegara, Rabu (1/4/2026).

Dia menambahkan, prosesi upacara sebaiknya tetap berjalan seperti biasa, tetapi bagian sambutan perlu dipersingkat agar siswa tetap nyaman mengikuti kegiatan tersebut.

BACA JUGA:Amalia Desiana: Sekolah Rakyat Jadi Ruang Harapan bagi Anak-anak Banjarnegara

“Anak SD secara fisik belum sekuat anak SMP. Jadi idealnya upacara berlangsung 30 sampai 40 menit saja. Ada laporan upacara yang sampai lebih dari satu jam, itu kasihan anak-anak,” ujarnya.

Dia berharap, penyesuaian durasi upacara tidak mengurangi makna kegiatan tersebut. Menurutnya, upacara tetap menjadi sarana penting menanamkan kedisiplinan dan kecintaan terhadap bangsa sejak usia dini, namun pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan kondisi siswa.

Sementara itu, kegiatan halal bihalal tersebut dihadiri 1.026 orang dari kepala SD dan SMP, pengawas sekolah, penilik pendidikan nonformal, serta pengelola pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) dan sanggar kegiatan belajar (SKB).

Selain menjadi ajang silaturahmi setelah libur panjang, kegiatan itu juga diisi dengan aksi sosial berupa penggalangan donasi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: