Banner v.2

Tersesat di Banjarnegara, Lansia Asal Cilacap Akhirnya Kembali ke Keluarga

Tersesat di Banjarnegara, Lansia Asal Cilacap Akhirnya Kembali ke Keluarga

Aparat Polsek Punggelan bersama warga saat hendak mengantarkan Klendet kondisi linglung kembali kerumahnya di Cilacap.-Polsek Punggelan untuk Radarmas-

BANJARNEGARA, RADARBANYUAMS.CO.ID - Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan dalam kondisi linglung di wilayah Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara. Berkat laporan warga dan respons cepat aparat kepolisian, pria tersebut akhirnya berhasil dipulangkan ke keluarganya.

Peristiwa itu terjadi pukul 19.30 di lingkungan MI Cokro 2 Petuguran, Dusun Sampang, Desa Petuguran. Informasi awal diterima petugas piket Polsek Punggelan dari Kepala Dusun Sampang, Setyoko, yang melaporkan adanya seorang lansia dalam kondisi kebingungan di sekitar permukiman warga.

Kapolres Banjarnegara, AKBP Erick Budi Santoso melalui Kapolsek Punggelan, AKP M Harun mengatakan, petugas segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan tersebut.

“Setelah kami cek di lapangan, benar ada seorang lansia yang diduga tersesat dan terlihat kebingungan,” ujar Harun, Selasa (31/3/2026).

BACA JUGA:Bocah di Kebumen Tersesat Saat Bersepeda, Polisi Kembalikan ke Keluarga

Dari hasil identifikasi sementara, lansia tersebut diketahui bernama Klendet (70), warga Desa Kemojing, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap.

Untuk memastikan identitas dan mencari keluarganya, warga setempat membantu menyebarkan informasi melalui media sosial. Upaya itu membuahkan hasil setelah unggahan tersebut direspons oleh pihak keluarga korban.

Keponakan Klendet, Umi Puji Nurjannah dan Mardiono, kemudian menghubungi warga dan memastikan pria tersebut memang anggota keluarga mereka yang sempat tidak diketahui keberadaannya.

Sementara menunggu konfirmasi keluarga, petugas membawa Klendet ke kantor Polsek Punggelan agar kondisinya lebih aman. Setelah proses koordinasi selesai, lansia tersebut kemudian diantar pulang ke rumahnya di Cilacap dengan pendampingan warga Dusun Sampang.

Menurut Harun, peristiwa tersebut menunjukkan pentingnya kerja sama antara aparat dan masyarakat dalam menangani situasi darurat, terutama yang melibatkan kelompok rentan seperti lansia.

“Berkat laporan warga dan bantuan masyarakat, identitas korban bisa segera diketahui dan yang bersangkutan dapat dipulangkan ke keluarganya,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: