Banner v.2

Bunga Segar Laris Manis di Banyumas, Momen Kelulusan Dongkrak Permintaan

Bunga Segar Laris Manis di Banyumas, Momen Kelulusan Dongkrak Permintaan

MEMILIH: Konsumen antusias memilih dan memadupadankan bunga segar di Toko Sekar Arimbi, Minggu (24/5).-FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID — Permintaan bunga segar meningkat tajam selama musim kelulusan sekolah dari berbagai jenjang pendidikan. Pelaku usaha florist pun harus menambah stok untuk memenuhi tingginya kebutuhan pasar.

Salah satu toko yang kebanjiran pesanan yakni Toko Sekar Arimbi di Kelurahan Kebokura, Kecamatan Sumpiuh. Para pelajar ramai membeli bunga untuk merayakan kelulusan dan momen bersejarah setelah menamatkan pendidikan.

Pemilik Toko Sekar Arimbi, Nisa, mengatakan sebagian besar konsumen telah memesan bunga sejak jauh hari. Langkah itu dilakukan agar tidak kehabisan stok saat hari kelulusan tiba.

“Kebanyakan dari jauh hari sudah pesan bunga segar untuk kelulusan sekolah,” kata Nisa, Minggu (24/5).

Tingginya minat pelajar terhadap bunga segar membuat pemesanan terus berdatangan dalam beberapa pekan terakhir. Berbagai jenis bunga tersedia mulai dari krisan warna-warni, mawar, garbera, sedap malam, hingga jenis lainnya.

Menurut Nisa, bunga segar kini menjadi pilihan favorit anak sekolah karena tampil lebih alami dan cantik. Selain itu, harga bunga segar juga dinilai lebih terjangkau dibanding bunga artifisial.

“Selain kelulusan sekolah, anak dan remaja sekarang itu apa-apa dirayakan, efforts-nya tinggi. Jadi, ada saja yang pesan bunga segar,” imbuh Nisa di tokonya.

Tidak hanya untuk momen kelulusan, peminat bunga segar juga semakin meluas dalam beberapa waktu terakhir. Bunga tangkai kini banyak dicari masyarakat untuk kebutuhan nyekar atau ziarah kubur karena dianggap lebih tahan lama dibanding bunga tabur.

Melihat tingginya permintaan tersebut, Nisa terus berupaya menjaga ketersediaan stok bunga segar di tokonya. Konsumen juga diberi kebebasan memilih dan memadupadankan jenis bunga sesuai keinginan.

Nisa mengaku telah memiliki pelanggan tetap dari sejumlah gereja dan wihara. Selain itu, ada pula konsumen yang membeli bunga segar untuk dirawat sendiri di rumah.

“Ada juga yang membeli fresh flower karena memang penyuka bunga, dirawat sendiri di rumah, di tangan mereka bunga segar ini bisa tahan sampai sebulan,” beber Nisa.

Sementara itu, bunga artifisial dalam bentuk buket juga masih banyak diminati masyarakat. Bahkan sejumlah pesanan untuk berbagai acara hingga Juni mendatang sudah mulai diterima toko tersebut. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: